Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk Pupuk Organik Pupuk Hayati Booster Buah Insektisida Hayati Trichoderma Asam Humat
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani Kontak
Panduan Produk

Ben Subur POC: Kandungan, Dosis Semprot, dan Contoh Jadwal untuk Padi dan Sayur

Ben Subur POC: Kandungan, Dosis Semprot, dan Contoh Jadwal untuk Padi dan Sayur

Ringkasan cepat: Ben Subur adalah pupuk organik cair (POC) yang berisi unsur hara makro dan mikro, asam amino, dan zat pengatur tumbuh alami. Fungsinya sebagai pelengkap pupuk tanah pada fase penting: perakaran, anakan atau vegetatif, pembungaan, dan pengisian. Pakai dengan cara semprot atau kocor, pagi atau sore, dengan dosis sesuai label.

“POC terbaik untuk padi” dicari petani yang ingin menambah hasil tanpa menambah banyak biaya pupuk kimia. Tidak ada POC yang “ajaib”; yang membedakan hasil adalah waktu pemakaian yang tepat dan pupuk dasar yang cukup.

Apa Isi Ben Subur?

Komponen Peran
Unsur makro (N, P, K) Menambah hara cepat pada fase kritis
Unsur mikro Mendukung pembentukan klorofil, bunga, dan buah
Asam amino Membantu metabolisme dan pemulihan dari stres
Zat pengatur tumbuh alami Mendukung perakaran dan pertumbuhan tunas

Kadar dan dosis terperinci tercantum pada label kemasan.

Cara Pakai

  • Semprot daun: larutkan sesuai label, semprot pagi (sebelum pukul 9) atau sore (setelah pukul 15).
  • Kocor: larutkan dan siram ke pangkal tanaman, cocok untuk sayuran dan polybag.
  • Rendam bibit: sebelum pindah tanam, untuk membantu perakaran.
Contoh jadwal Ben Subur untuk padi
Contoh jadwal Ben Subur untuk padi

Contoh Jadwal untuk Padi

  1. Persemaian: siram atau rendam bibit agar akar kuat.
  2. Anakan aktif (± 15–25 HST): semprot pertama.
  3. Anakan maksimal (± 30–40 HST): semprot kedua.
  4. Bunting (± 50–60 HST): semprot untuk mendukung pengisian; lihat artikel pupuk padi saat bunting.
  5. Awal berbunga: semprot sore hari, hindari saat bunga mekar di pagi hari.

Pupuk dasar dan susulan tetap mengikuti jadwal di panduan pupuk padi umur 7–60 hari.

Contoh Jadwal untuk Sayuran

Kelompok Jadwal
Sayur daun (sawi, bayam) Kocor/semprot 7 hari setelah tanam, lalu tiap 7 hari; berhenti seminggu sebelum panen
Sayur buah (cabai, tomat) Tiap 7–10 hari sejak tanaman tegak; intensif saat berbunga dan pembentukan buah
Umbi (bawang, kentang) Saat pembentukan dan pembesaran umbi

Tips agar Hasil Maksimal

  • Pastikan pupuk dasar dan bahan organik cukup; POC adalah pelengkap.
  • Gunakan perekat-perata saat musim hujan.
  • Jangan semprot saat terik atau menjelang hujan.
  • Uji campuran dengan pestisida di wadah kecil sebelum dicampur dalam tangki.
  • Jangan mencampur dengan agen hayati (Trichoderma, Beauveria) tanpa petunjuk label.

Kapan pupuk daun efektif dan kapan tidak dibahas di artikel pupuk daun.

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

  • Ben Subur POC — pupuk organik cair makro-mikro + ZPT alami untuk buah & sayur

Tanya admin via WhatsApp

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah Ben Subur bisa untuk semua tanaman?

Bisa dipakai untuk tanaman pangan, sayuran, buah, dan tanaman hias, dengan dosis dan frekuensi sesuai label.

Apakah bisa dicampur insektisida?

Umumnya bisa dengan banyak pestisida, tetapi selalu uji dulu di wadah kecil untuk memastikan tidak menggumpal atau mengendap.

Rujukan

  • Label Ben Subur.

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.