Metarizium untuk Wereng dan Uret: Cara Aplikasi Sore Hari agar Spora Tetap Hidup
Ringkasan cepat: Metarhizium (sering ditulis “metarizium”) adalah jamur entomopatogen yang menginfeksi serangga seperti wereng dan uret. Menurut label, GMN Metarhizium dipakai 100 gram per tangki 15–20 liter untuk sekitar 1.000 m². Aplikasikan sore hari saat lembap agar spora tidak rusak oleh sinar matahari, dan jangan dicampur fungisida kimia.
Pencarian “metarhizium” dan “metarizium untuk wereng” meningkat seiring banyaknya petani yang beralih ke pengendalian hayati. Hasilnya bisa sangat baik, tetapi hanya bila cara pakainya tepat. Banyak kegagalan terjadi karena jamur disemprot di siang terik atau dicampur dengan fungisida.
Cara Kerja Metarhizium
Spora jamur menempel di kulit serangga, berkecambah, lalu menembus tubuh hama. Di dalam tubuh, jamur berkembang dan menghasilkan zat yang melemahkan hama sampai mati. Serangga yang mati biasanya mengeras dan tertutup lapisan jamur berwarna hijau.
Prosesnya membutuhkan beberapa hari, tidak secepat insektisida kimia. Namun jamur yang tumbuh pada bangkai hama menghasilkan spora baru yang dapat menulari hama lain di sekitarnya.
Hama Sasaran
| Hama | Tanaman | Cara aplikasi |
|---|---|---|
| Wereng coklat | Padi | Semprot ke pangkal batang, tempat wereng berkumpul |
| Uret (larva kumbang) | Tebu, kacang tanah, jagung, sayuran | Siram ke tanah atau campur pupuk kandang saat olah tanah |
| Kumbang tanduk (larva) | Kelapa, sawit | Aplikasi di tempat berkembang biak (batang lapuk, tumpukan organik) |
| Walang sangit, kepik | Padi, kedelai | Semprot tajuk sore hari |

Takaran Sesuai Label
- 100 gram GMN Metarhizium per tangki 15–20 liter air.
- Satu tangki untuk sekitar 1.000 m².
- Untuk satu hektar, kira-kira dibutuhkan 10 tangki atau sekitar 1 kg, tergantung kerapatan tanaman dan volume semprot.
Kenapa Harus Sore Hari?
Spora jamur adalah makhluk hidup yang rentan terhadap sinar ultraviolet dan panas. Penyemprotan di siang terik membuat sebagian besar spora mati sebelum sempat menempel pada hama. Sore hari menjelang malam memberi beberapa keuntungan:
- Suhu turun dan kelembapan naik, kondisi ideal spora berkecambah.
- Tidak ada sinar matahari langsung selama beberapa jam.
- Wereng dan banyak hama lain aktif di bagian bawah tanaman yang lembap.
Langkah Aplikasi untuk Wereng
- Periksa populasi wereng di pangkal rumpun. Ambang kendali dibahas di panduan wereng coklat.
- Larutkan 100 g dalam sedikit air, aduk hingga rata, lalu tuang ke tangki berisi air bersih.
- Semprot dengan nozel diarahkan ke pangkal batang, bukan hanya ke daun atas.
- Bila air sawah terlalu tinggi, turunkan sebentar agar pangkal batang terkena semprotan.
- Ulangi sesuai perkembangan populasi.
Langkah Aplikasi untuk Uret
- Siramkan larutan ke tanah di sekitar tanaman saat tanah lembap.
- Atau campurkan dengan pupuk kandang matang, diamkan sehari dalam kondisi lembap dan teduh, lalu tabur saat olah tanah.
- Aplikasi awal musim hujan paling efektif karena uret aktif mendekati permukaan.
Yang Membuat Metarhizium Gagal
- Dicampur fungisida kimia dalam satu tangki.
- Air mengandung kaporit tinggi; bila memakai air PAM, diamkan dulu semalam.
- Disimpan di tempat panas atau terkena matahari.
- Disemprot saat hujan deras sehingga tercuci.
- Berharap hama mati dalam hitungan jam, lalu buru-buru menyemprot insektisida kimia.
Metarhizium atau Bio Killer?
GMN Metarhizium berisi satu jenis jamur, cocok untuk sasaran hama tanah dan wereng. Bila hama yang dihadapi beragam, pilihan lain adalah Bio Killer yang memadukan Beauveria dan Metarhizium. Perbandingan jenis pestisida hayati ada di artikel pestisida hayati vs nabati.
Produk Grha Indonesia Organik yang relevan
- GMN Metarhizium — jamur entomopatogen untuk wereng, uret, kumbang, belalang
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Berapa hari Metarhizium bekerja?
Hama umumnya berhenti makan dan mati dalam beberapa hari, tergantung kelembapan dan kondisi hama.
Apakah Metarhizium aman untuk ikan di sawah?
Metarhizium adalah jamur tanah alami yang menyasar serangga dan tidak meninggalkan residu kimia. Tetap ikuti petunjuk label.
Rujukan
- Label GMN Metarhizium.
- Balai Besar Peramalan OPT, Kementerian Pertanian RI: pemanfaatan jamur entomopatogen.
Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Tinggalkan Balasan