Kapur Dolomit atau Asam Humat untuk Tanah Asam? Kapan Memakai yang Mana
Ringkasan cepat: Tanah asam dinetralkan dengan kapur, misalnya dolomit, yang menaikkan pH sekaligus menambah kalsium dan magnesium. Asam humat bukan penetral pH utama, tetapi membantu tanah menahan hara, membuat fosfor lebih tersedia, dan memperbaiki struktur tanah. Pada tanah sangat masam, keduanya saling melengkapi: dolomit dulu saat olah tanah, asam humat bersama pupuk.
“Tanah asam dinetralkan dengan” termasuk pertanyaan paling sering dari petani di Sumatera dan Kalimantan, tempat banyak tanah masam bereaksi rendah. Pertanyaan lanjutannya: apakah asam humat bisa menggantikan kapur? Jawabannya tidak, tetapi keduanya bisa dipadukan.
Kenapa Tanah Asam Merugikan?
- Fosfor terikat oleh aluminium dan besi sehingga tidak tersedia.
- Aluminium larut dapat meracuni akar.
- Kalsium dan magnesium rendah.
- Aktivitas mikroba baik terhambat.
Tanda-tanda tanah asam dan uji sederhananya dibahas di artikel tanah asam dikasih apa dan artikel ciri tanah subur dan tanah sakit.
Cara Kerja Dolomit
Dolomit adalah kapur yang mengandung kalsium dan magnesium karbonat. Setelah bereaksi dengan tanah, ia menetralkan kemasaman dan menurunkan aluminium larut. Karena bereaksi perlahan, dolomit diberikan saat olah tanah, beberapa minggu sebelum tanam, dan dicampur rata dengan tanah.
Cara Kerja Asam Humat
Asam humat adalah bagian stabil dari bahan organik. Ia meningkatkan kemampuan tanah menahan hara, membantu membebaskan fosfor yang terikat, dan merangsang perakaran. Karena takarannya kecil, asam humat biasanya dicampur dengan pupuk saat pemupukan dasar atau susulan. Asam Humat (Humic Acid) 1 Kg memiliki kandungan humat 52,71%, kelarutan 81,26%, dan pH 10,01; ikuti takaran pada label.

Kapan Memakai yang Mana?
| Kondisi | Pilihan utama |
|---|---|
| pH sangat rendah, tanaman kerdil, akar pendek | Dolomit/kapur dulu |
| pH agak rendah, pupuk terasa kurang efektif | Asam humat bersama pupuk |
| Tanah berpasir, pupuk cepat hilang | Asam humat + bahan organik |
| Lahan gambut | Kapur bertahap + unsur mikro + asam humat; lihat artikel lahan gambut |
| Gejala kekurangan magnesium | Dolomit |
Cara Memadukan
- Olah tanah: tabur dolomit, campur rata, beri jeda 1–2 minggu.
- Pupuk dasar: pupuk kandang, NPK, dan asam humat.
- Pupuk susulan: NPK dicampur asam humat.
- Jangan mencampur kapur dengan urea atau ZA dalam waktu bersamaan.
Cara mencampur asam humat dengan NPK dijelaskan di panduan asam humat dicampur NPK.
Kesalahan Umum
- Mengira asam humat “asam” sehingga memperparah tanah masam. Nyatanya, produk asam humat berbentuk garam humat umumnya bersifat basa.
- Menabur dolomit sedikit setiap musim tanpa mengukur pH.
- Menabur kapur di permukaan tanpa dicampur tanah.
Produk Grha Indonesia Organik yang relevan
- Asam Humat (Humic Acid) 1 Kg — pembenah tanah, membuat pupuk kimia lebih efisien
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah asam humat bisa menggantikan kapur?
Tidak. Untuk menaikkan pH secara nyata, kapur tetap dibutuhkan. Asam humat membantu pupuk bekerja lebih baik.
Berapa lama dolomit bekerja?
Beberapa minggu sampai beberapa bulan, tergantung kehalusan butiran dan kelembapan tanah.
Rujukan
- Balai Penelitian Tanah, Kementerian Pertanian RI: pengelolaan tanah masam.
- Spesifikasi produk Asam Humat 1 Kg Grha Indonesia Organik.
Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Tinggalkan Balasan