Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk Pupuk Organik Pupuk Hayati Booster Buah Insektisida Hayati Trichoderma Asam Humat
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani Kontak
Hama & Penyakit

Keong Mas di Sawah: Pengendalian Murah dan Aman

Keong Mas di Sawah: Pengendalian Murah dan Aman

Ringkasan cepat: Keong mas menyerang bibit padi muda, terutama dua minggu pertama setelah tanam. Pengendalian yang murah dan aman adalah memungut keong dan telurnya, memasang saringan di saluran air masuk, membuat parit kecil di dalam petak, menjaga air macak-macak di awal tanam, memakai umpan daun, dan menggembalakan bebek setelah panen.

“Hama keong mas” dicari hampir di semua sentra padi sawah irigasi. Keong mas (Pomacea) berkembang biak sangat cepat dan tahan kondisi kering dengan membenamkan diri di lumpur, sehingga selalu muncul lagi di musim tanam berikutnya.

Mengenali Serangan

  • Bibit padi hilang atau terpotong di bawah permukaan air.
  • Rumpun kosong berpola acak di petak.
  • Kelompok telur berwarna merah muda menempel di batang padi, pematang, atau tiang.
  • Serangan paling berat di bagian petak yang airnya dalam.

1. Pungut Keong dan Telurnya

Cara paling murah dan efektif. Kumpulkan keong pada pagi dan sore hari ketika aktif, dan hancurkan kelompok telur merah muda. Libatkan satu hamparan agar keong tidak berpindah dari petak tetangga.

2. Saringan di Saluran Masuk

Pasang kawat kasa atau anyaman bambu di pintu air masuk agar keong dari saluran tidak masuk ke petak.

Pengendalian keong mas per fase
Pengendalian keong mas per fase

3. Parit Kecil dan Pengaturan Air

  • Buat parit kecil di dalam petak (keliling atau melintang).
  • Pada 1–2 minggu pertama setelah tanam, jaga air macak-macak. Keong akan berkumpul di parit yang berair sehingga mudah dipungut.
  • Setelah padi cukup kuat, air bisa kembali digenangi.

4. Umpan Daun

Letakkan daun talas, daun pepaya, atau daun ubi jalar di beberapa titik petak dan parit. Keong akan berkumpul di bawah daun dan mudah dikumpulkan keesokan harinya.

5. Bibit Lebih Kuat

Bibit yang lebih tua dan batangnya lebih keras lebih tahan serangan. Tanam pindah dengan bibit yang sehat dan tidak terlalu muda di daerah yang serangan keongnya tinggi.

6. Bebek dan Musuh Alami

Gembalakan bebek di sawah setelah panen dan sebelum tanam. Bebek memakan keong kecil dan telur. Hindari menggembalakan bebek saat padi masih sangat muda.

Bagaimana dengan Moluskisida?

Moluskisida kimia hanya dipakai bila populasi sangat tinggi, sesuai anjuran petugas dan label. Beberapa bahan berbahaya bagi ikan dan hewan air lain, sehingga harus hati-hati terutama pada sawah mina padi.

Manfaatkan Keong

Pemanfaatan Keterangan
Pakan ternak Direbus lalu dicacah untuk pakan bebek, ayam, atau ikan
Pupuk organik cair Difermentasi sebagai bahan POC
Kompos Dicampur ke tumpukan kompos

Hama padi lain yang perlu dikendalikan bersama dibahas di artikel obat hama padi dan artikel tikus sawah.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Kapan padi aman dari keong mas?

Umumnya setelah sekitar 3–4 minggu setelah tanam, ketika batang padi sudah cukup keras.

Apakah keong mas bisa dimakan manusia?

Keong mas bisa membawa parasit bila tidak dimasak dengan benar. Bila dikonsumsi, harus dimasak matang sempurna.

Rujukan

  • Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Kementerian Pertanian RI: pengendalian keong mas terpadu.

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.