Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk Pupuk Organik Pupuk Hayati Booster Buah Insektisida Hayati Trichoderma Asam Humat
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani Kontak
Padi

Cara Menghitung Kebutuhan Pupuk Padi per Hektar

Cara Menghitung Kebutuhan Pupuk Padi per Hektar

Ringkasan cepat: Kebutuhan pupuk dihitung dari rekomendasi hara per hektar (N, P₂O₅, K₂O) dibagi kadar hara pupuk. Rumusnya: kg pupuk = kebutuhan hara (kg) ÷ kadar hara (%) × 100. Contoh kadar: urea 46% N, SP-36 36% P₂O₅, KCl 60% K₂O. Hasilnya dikalikan luas lahan, lalu dibagi untuk pupuk dasar dan susulan.

“Kebutuhan pupuk padi per hektar” dicari petani yang ingin membeli pupuk secukupnya, apalagi dengan harga pupuk non-subsidi yang naik. Dengan rumus sederhana, Anda bisa mengubah rekomendasi penyuluh menjadi jumlah karung pupuk yang perlu dibeli.

Langkah 1: Ambil Rekomendasi Hara

Rekomendasi pupuk padi berbeda antarwilayah dan tergantung kesuburan tanah. Sumbernya bisa dari:

  • Penyuluh pertanian lapangan (PPL).
  • Kalender tanam atau rekomendasi pemupukan spesifik lokasi dari Kementerian Pertanian.
  • Hasil uji tanah atau perangkat uji tanah sawah.

Langkah 2: Kenali Kadar Hara Pupuk

Pupuk Kadar hara utama
Urea 46% N
ZA 21% N (+ sulfur)
SP-36 36% P₂O₅
KCl 60% K₂O
NPK (misal 15-15-15) 15% N, 15% P₂O₅, 15% K₂O
Langkah menghitung pupuk padi
Langkah menghitung pupuk padi

Langkah 3: Hitung dengan Rumus

kg pupuk = kebutuhan hara (kg/ha) ÷ kadar (%) × 100

Contoh cara hitung: bila rekomendasi nitrogen A kg N per hektar, maka kebutuhan urea = A ÷ 46 × 100 kg. Bila A = 46, urea yang dibutuhkan = 100 kg. Cara yang sama berlaku untuk SP-36 dan KCl.

Langkah 4: Bila Memakai NPK

  1. Hitung dulu NPK berdasarkan salah satu hara, biasanya P atau K.
  2. Hitung berapa N yang sudah ikut dari NPK tersebut.
  3. Kekurangan N ditambah dengan urea.

Pembahasan NPK untuk berbagai tanaman ada di artikel pupuk NPK 16-16-16.

Langkah 5: Sesuaikan Luas Lahan

Luas Faktor pengali
1 hektar (10.000 m²) × 1
0,5 hektar × 0,5
1 bahu (± 0,7 ha, bervariasi per daerah) × luas sebenarnya
1.000 m² × 0,1

Langkah 6: Bagi per Aplikasi

  • Pupuk dasar: seluruh fosfat, sebagian nitrogen dan kalium.
  • Susulan I (anakan aktif): nitrogen.
  • Susulan II (primordia): nitrogen dan sisa kalium.

Jadwal lengkapnya ada di panduan pupuk padi umur 7–60 hari, dan fase bunting di artikel pupuk padi saat bunting.

Membuat Pupuk Lebih Efisien

Hitungan yang tepat akan sia-sia bila pupuk banyak hilang. Benamkan pupuk, gunakan bagan warna daun untuk nitrogen, dan pertimbangkan pembenah tanah seperti Asam Humat (Humic Acid) 1 Kg yang dicampur pupuk sesuai takaran label. Penghematan yang bisa dicapai dibahas di artikel menghitung penghematan pupuk.

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

Tanya admin via WhatsApp

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Berapa karung pupuk untuk 1 hektar padi?

Tergantung rekomendasi hara di daerah Anda. Gunakan rumus di atas; satu karung umumnya berisi 50 kg.

Apakah dosis sama untuk musim hujan dan kemarau?

Tidak selalu. Di musim hujan, nitrogen sering dikurangi dan dibagi lebih banyak kali untuk mengurangi penyakit dan pencucian.

Rujukan

  • Kementerian Pertanian RI: rekomendasi pemupukan N, P, K spesifik lokasi padi sawah.

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.