Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk Pupuk Organik Pupuk Hayati Booster Buah Insektisida Hayati Trichoderma Asam Humat
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani Kontak
Pupuk Organik & Hayati

Beauveria bassiana untuk Hama Apa? Panduan Praktis untuk Petani

Beauveria bassiana untuk Hama Apa? Panduan Praktis untuk Petani

Ringkasan cepat: Beauveria bassiana adalah jamur entomopatogen yang menginfeksi banyak jenis serangga, terutama hama pengisap (walang sangit, kutu kebul, thrips, kutu daun, wereng) dan ulat muda. Hama yang terinfeksi mati dan tubuhnya ditumbuhi lapisan jamur putih. Aplikasikan sore hari, saat hama masih muda, dan jangan dicampur fungisida.

“Beauveria bassiana untuk hama apa” adalah pertanyaan yang sering dicari setelah petani mendengar tentang “jamur putih pembasmi hama”. Jawaban singkatnya: untuk banyak hama, tetapi tidak semua, dan cara pakainya menentukan hasil.

Bagaimana Beauveria Bekerja?

  1. Spora menempel pada kulit serangga.
  2. Berkecambah saat kondisi lembap dan menembus kulit.
  3. Berkembang di dalam tubuh hama sehingga hama berhenti makan dan lemas.
  4. Hama mati, lalu tubuhnya tertutup miselium putih yang menghasilkan spora baru.

Proses ini membutuhkan beberapa hari. Keuntungannya, jamur bisa terus menyebar ke hama lain selama kondisi mendukung.

Hama sasaran Beauveria bassiana
Hama sasaran Beauveria bassiana

Beauveria vs Metarhizium

Aspek Beauveria bassiana Metarhizium
Warna jamur di bangkai Putih Hijau
Sasaran utama Hama pengisap dan ulat di tajuk Hama tanah (uret), wereng, kumbang
Tempat aplikasi Daun dan tajuk Tanah dan pangkal batang

Karena sasarannya saling melengkapi, beberapa produk menggabungkan keduanya, seperti Bio Killer yang berisi Beauveria dan Metarhizium. Panduan khusus Metarhizium ada di artikel Metarizium untuk wereng dan uret, dan cara pakai Bio Killer di panduan Bio Killer.

Cara Aplikasi yang Benar

  1. Pilih waktu sore menjelang malam, saat kelembapan naik dan tidak ada sinar matahari langsung.
  2. Gunakan air bersih; air PAM berkaporit sebaiknya diendapkan semalam.
  3. Takaran mengikuti label produk yang dipakai.
  4. Arahkan semprotan ke tempat hama: balik daun untuk kutu kebul dan thrips, malai untuk walang sangit, pangkal rumpun untuk wereng.
  5. Ulangi secara berkala sesuai perkembangan populasi, biasanya setiap minggu saat hama tinggi.

Kesalahan yang Membuat Beauveria Gagal

  • Disemprot siang hari saat panas; spora rusak oleh sinar UV.
  • Dicampur fungisida kimia, termasuk yang berbahan tembaga, dalam satu tangki.
  • Disimpan di tempat panas atau terlalu lama setelah dibuka.
  • Terlambat: populasi sudah meledak dan tanaman rusak berat.
  • Tidak sabar: menyemprot insektisida kimia sehari kemudian karena hama belum mati.

Jeda dengan Pestisida Kimia

Bila terpaksa memakai fungisida kimia untuk penyakit tanaman, beri jeda sekitar 5–7 hari sebelum atau sesudah aplikasi Beauveria. Insektisida kimia tertentu juga dapat mengganggu pertumbuhan jamur. Prinsip pergiliran dan pemaduan pestisida dibahas di artikel pestisida hayati vs nabati.

Contoh Penerapan di Beberapa Komoditas

Padi: walang sangit

Semprot saat padi mulai berbunga sampai masak susu, pada sore hari. Walang sangit juga dijelaskan di artikel walang sangit.

Cabai dan tomat: kutu kebul dan thrips

Hama ini bersembunyi di balik daun. Gunakan nozel yang bisa diarahkan ke bawah dan padukan dengan perangkap kuning. Penjelasan lengkapnya ada di artikel kutu kebul pada cabai dan tomat dan artikel tungau dan thrips.

Kopi: penggerek buah

Beauveria banyak dipakai di kebun kopi rakyat untuk PBKo, dipadukan dengan petik bersih dan sanitasi buah jatuh; lihat artikel PBKo.

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

Tanya admin via WhatsApp

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah Beauveria aman untuk lebah?

Beauveria menyasar serangga, sehingga tetap perlu bijak: hindari penyemprotan langsung ke bunga yang sedang dikunjungi lebah, dan semprot sore hari saat lebah tidak aktif.

Berapa lama hama mati setelah disemprot?

Umumnya beberapa hari. Hama biasanya berhenti makan lebih dulu sebelum mati.

Rujukan

  • Balai Besar Peramalan OPT, Kementerian Pertanian RI: pemanfaatan Beauveria bassiana.
  • Label Bio Killer.

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.