Walang Sangit pada Padi: Kapan Menyerang, Kerugian, dan Pengendalian Tanpa Racun Keras
Ringkasan cepat: Walang sangit (Leptocorisa oratorius) menyerang padi terutama pada fase masak susu, saat bulir masih lunak. Akibatnya bulir hampa, keriput, atau berbercak cokelat, dan mutu beras turun. Kendalikan dengan sanitasi gulma, tanam serempak, umpan bau untuk mengumpulkan serangga, dan jamur Beauveria yang disemprot sore hari saat populasi mulai naik.
“Obat hama padi walang sangit” termasuk saran pencarian teratas untuk “obat hama padi”. Serangga ini mudah dikenali dari baunya yang menyengat, sehingga namanya pun berasal dari bau tersebut.
Mengenal Walang Sangit
Serangga dewasa bertubuh ramping, panjang sekitar 1,5–2 cm, berwarna cokelat kehijauan, dengan kaki dan antena panjang. Mereka aktif pada pagi dan sore hari, lalu bersembunyi di rumput atau gulma saat siang terik. Nimfa berwarna hijau dan juga menghisap bulir.
Gejala Serangan
- Bulir hampa atau hanya terisi sebagian.
- Bercak cokelat kehitaman pada gabah bekas tusukan.
- Malai tegak karena bulir ringan.
- Bau khas menyengat di sawah.

Kenapa Serangan Sering Terjadi Pada Petak yang Terlambat Tanam?
Walang sangit berpindah dari petak yang sudah panen ke petak yang masih masak susu. Petak yang tanam terlambat dibanding tetangganya akan menjadi “sasaran terakhir” bagi seluruh populasi di hamparan. Karena itu, tanam serempak adalah pencegahan yang sangat penting.
Langkah Pengendalian
1. Sanitasi gulma dan pematang
Rumput dan gulma di pematang menjadi tempat berlindung dan makanan sementara walang sangit sebelum padi berbunga. Bersihkan secara berkala.
2. Umpan bau
Walang sangit tertarik bau busuk. Petani sering memasang umpan berupa bangkai keong, ikan, atau kepiting yang digantung di tiang pada pematang. Serangga yang berkumpul lalu dikumpulkan dan dimusnahkan pagi hari.
3. Pantau pada pagi dan sore
Hitung walang sangit dengan menyapu jaring serangga atau mengamati beberapa rumpun. Tindakan diperlukan saat populasi mulai naik pada fase berbunga–masak susu.
4. Jamur Beauveria bassiana
Beauveria menginfeksi walang sangit dan relatif aman bagi musuh alami. Semprotkan pada sore hari ke arah malai dan tajuk atas. Bio Killer, yang mengandung Beauveria bassiana dan Metarhizium anisopliae, dapat dipakai sesuai takaran label. Lihat panduan pemakaiannya di artikel Bio Killer.
5. Insektisida kimia sebagai pilihan terakhir
Bila populasi sangat tinggi, gunakan insektisida yang dianjurkan untuk walang sangit sesuai anjuran petugas setempat. Hindari mencampur banyak insektisida sekaligus.
Cara Memantau Populasi di Sawah
- Waktu terbaik: pagi hari sebelum pukul 09.00 atau sore setelah pukul 16.00, saat walang sangit aktif di tajuk.
- Jalan menyusuri petak secara diagonal, amati malai di beberapa titik.
- Gunakan jaring serangga (jaring ayun) bila ada; ayunkan beberapa kali di atas tajuk dan hitung serangga yang tertangkap.
- Catat per tanggal, sehingga kenaikan populasi terlihat jelas.
Pengamatan sederhana ini membuat penyemprotan dilakukan hanya saat benar-benar perlu, sehingga biaya lebih hemat dan musuh alami tetap terlindungi.
Musuh Alami Walang Sangit
Laba-laba, belalang sembah, dan jamur entomopatogen alami membantu menekan walang sangit. Tawon parasitoid juga menyerang telurnya. Ekosistem sawah yang tidak terlalu sering disemprot insektisida kimia umumnya memiliki lebih banyak musuh alami, sehingga ledakan walang sangit lebih jarang terjadi.
Dampak pada Hasil dan Mutu
Bulir yang dihisap walang sangit tidak hanya membuat hasil panen berkurang, tetapi juga menurunkan mutu beras: beras menjadi patah, berbercak, dan harga gabah turun. Pengendalian yang tepat waktu biasanya jauh lebih murah daripada kerugian mutu.
Hama padi lain yang sering muncul bersamaan dibahas di panduan mengenali hama padi.
Produk Grha Indonesia Organik yang relevan
- Bio Killer Insektisida Hayati — Beauveria bassiana + Metarhizium anisopliae untuk hama serangga
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Kapan walang sangit paling banyak?
Saat padi berbunga sampai masak susu, terutama pada petak yang tanamnya lebih lambat dari sekitarnya.
Apakah umpan bau benar-benar efektif?
Umpan membantu mengumpulkan dan mengurangi populasi, terutama bila dipasang serempak oleh banyak petani. Umpan paling baik dikombinasikan dengan cara lain.
Apakah Beauveria aman untuk ikan di sawah?
Beauveria menyasar serangga dan relatif aman bagi ikan dan ternak bila dipakai sesuai anjuran.
Rujukan
- Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Kementerian Pertanian RI: pengendalian walang sangit.
- Deskripsi produk Bio Killer Insektisida Hayati.
Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Tinggalkan Balasan