Fungisida Hayati Trichoderma: Cara Pakai untuk Persemaian, Olah Tanah, dan Kocor
Ringkasan cepat: Trichoderma adalah jamur baik yang dipakai sebagai fungisida hayati untuk mencegah penyakit tular tanah seperti layu fusarium, rebah semai, busuk akar, dan busuk pangkal. Aplikasinya di tiga titik: persemaian, saat olah tanah (dicampur pupuk kandang), dan kocor ke pangkal tanaman. Kuncinya: dipakai sebelum penyakit parah, tanah lembap, dan tidak dicampur fungisida kimia.
Pencarian “fungisida hayati trichoderma” dan “cara pakai trichoderma” meningkat menjelang musim hujan, saat penyakit akar dan pangkal batang mulai muncul. Musim hujan 2026/27 yang dapat datang tidak menentu akibat El Niño dan IOD positif membuat pencegahan menjadi lebih penting.
Bagaimana Trichoderma Melindungi Tanaman?
- Berebut ruang dan makanan dengan jamur penyakit di sekitar akar.
- Menyerang jamur penyakit dengan membelit dan mengurai dindingnya.
- Menghasilkan senyawa yang menekan pertumbuhan patogen.
- Merangsang pertumbuhan akar dan ketahanan alami tanaman.
Karena bekerja dengan cara menguasai lingkungan akar, Trichoderma paling efektif sebagai pencegah. Penjelasan dasarnya ada di artikel Trichoderma itu apa.

1. Aplikasi di Persemaian
Persemaian adalah titik paling murah untuk mencegah penyakit. Bibit yang sehat sejak awal lebih tahan saat dipindah ke lahan.
- Campurkan Trichoderma ke media semai sesuai label.
- Atau rendam benih dalam larutan Trichoderma sebelum disemai.
- Jaga media lembap tetapi tidak becek.
2. Aplikasi Saat Olah Tanah
Cara ini paling banyak dipakai untuk sayuran, rimpang, dan lubang tanam pohon.
- Siapkan pupuk kandang atau kompos yang sudah matang.
- Campurkan Trichoderma sesuai label, lembapkan, lalu tutup dengan karung atau terpal.
- Diamkan beberapa hari di tempat teduh agar jamur berkembang di pupuk kandang.
- Tabur ke bedengan atau lubang tanam, lalu campur dengan tanah.
3. Aplikasi Kocor
- Larutkan Trichoderma dalam air sesuai label.
- Siramkan ke pangkal tanaman saat tanah lembap, sore hari.
- Ulangi berkala, terutama menjelang dan selama musim hujan.
- Untuk tanaman yang mulai layu, kocor dilakukan di tanaman sekitarnya yang masih sehat untuk mencegah penyebaran.
Tanaman yang Paling Membutuhkan
| Tanaman | Penyakit yang dicegah |
|---|---|
| Cabai, tomat, terong | Layu fusarium, rebah semai |
| Bawang merah | Moler, busuk umbi |
| Jahe, kunyit, porang | Busuk rimpang dan umbi |
| Durian, alpukat, jeruk | Busuk akar dan busuk pangkal batang |
| Sawit, karet | Ganoderma, jamur akar putih |
Yang Membuat Trichoderma Tidak Bekerja
- Dicampur fungisida kimia dalam satu tangki atau diaplikasikan berdekatan waktunya.
- Dicampur pupuk kandang mentah yang masih panas.
- Tanah sangat kering atau terus tergenang.
- Disimpan di tempat panas dan terkena matahari.
- Baru dipakai saat tanaman sudah mati; pada tahap itu tanaman tidak bisa diselamatkan.
Memadukan dengan Pupuk dan Pembenah Tanah
Trichoderma hidup lebih baik di tanah yang kaya bahan organik. Pupuk kandang, kompos, dan pembenah tanah seperti asam humat membuat lingkungan akar lebih nyaman bagi jamur baik. Pada tanaman buah, sebagian produk sudah memadukan keduanya, seperti Humatrix Buah yang berisi asam humat dan Trichoderma.
Produk Trichoderma di toko kami dipakai sesuai takaran pada label.
Produk Grha Indonesia Organik yang relevan
- GMN Trichoderma (Fungisida Hayati) — pelindung akar dari layu fusarium & jamur tular tanah
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah Trichoderma bisa menyembuhkan tanaman yang sudah layu?
Tanaman yang sudah layu parah biasanya sulit diselamatkan. Trichoderma lebih efektif untuk melindungi tanaman di sekitarnya dan musim tanam berikutnya.
Apakah Trichoderma bisa dicampur pupuk kimia?
Sebaiknya tidak dicampur langsung dalam konsentrasi pekat. Beri jarak waktu atau aplikasikan terpisah.
Rujukan
- Balai Penelitian Tanaman Sayuran dan Balai Besar Peramalan OPT, Kementerian Pertanian RI: pemanfaatan Trichoderma sp.
- BMKG: prakiraan musim hujan 2026/2027.
Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Tinggalkan Balasan